Keutamaan Ibadah 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Nabi Saw berkata: “Tiada hari yang lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah untuk beramal padanya daripada 10 hari (pertama) Dzul Hijjah, maka perbanyaklah membaca tahlil (Laailahaillallah), takbir (Allahuakbar) dan tahmid (Alhamdulillah)” (HR Ahmad)

Nabi Saw berkata bahwa ibadah pada 10 hari pertama Dzulhijjah lebih Allah cintai bahkan dibanding jihad fisabilillah. Kecuali jika ia tidak kembali dari jihad fisabilillah (HR Bukhari) Sehingga dahulu orang memasukinya dengan memperbanyak ibadah, seperti puasa, shalat sunnah, dsb (Ibnu Hajar)

Nabi Saw berkata: “Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzul Hijah (maksudnya telah memasuki satu Dzulhijah, pen) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah ia membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya.” (HR Muslim)

Nabi Saw berkata: “Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” (HR Muslim)

Hukum Qurban

Kami bersama Nabi Saw saat wukuf di Arafah, lalu beliau berkata; “Wahai manusia, sesungguhnya wajib bagi setiap keluarga setiap tahunnya qurban dan ‘atirah”. (HR Ahmad)

Nabi Saw bersabda: “Barangsiapa yang berkelapangan namun tidak mau berqurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR Ibnu Majah)

Nabi Saw bersabda: “Tiga perkara bagiku wajib, namun bagi kalian sunnah, yaitu shalat witir, menyembelih qurban dan shalat idul adha” (HR Ahmad)

Abu Suraihah berkata: ”Aku melihat suatu waktu Abu Bakar dan Umar pernah tidak menyembelih qurban, karena khawatir dipandang sebagai kewajiban”. (HR Baihaqi)

Orang yang disebut mampu berqurban, menurut Hanafi: “Jika memiliki senisab zakat”. Maliki: “Memiliki harta diluar kebutuhan utama”. Syafii: “Memiliki harga seharga hewan qurban diluar kebutuhan utama”. Hambali: “Memungkinkan mendampatkan uang seharga hewan qurban dengan cara berhutang”.

Sufyan At Tsauri mengatakan: Dulu Abu Hatim pernah berhutang untuk membeli unta qurban, dikarenakan sangat ingin mendapatkan kemuliaan ibadah qurban. (Tafsir Ibn Katsir)

Jumlah Qurban

Abu Ayyub ra berkata: “Pada masa Rasulullah Saw seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR Tirmidzi)

Nabi Saw bersabda: “Diriwayatkan dari Anas, ia berkata: Rasulullah Saw menyembelih dua ekor kambing kibasy yang berwarna putih dan bertanduk. Ia menyembelih yang seekor seraya berkata: “Bismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, kurban dari Muhammad dan keluarganya. “Lalu Ia menyembelih yang seekor lagi seraya berkata:” Bismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, qurban dari siapa saja yang mentauhidkanMu dari kalangan umatku”. (HR Ibnu Majah)

Ibnu Abbas berkata: “Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah Saw lalu tibalah hari raya Idul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor unta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang. ” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dari Abul Aswad As-Sulami dari ayahnya, dari kakeknya, berkata: Saat itu kami bertujuh bersama Rasulullah saw, dalam suatu safar, dan kami mendapati hari Raya ‘Idul Adha. Maka Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk mengumpulkan uang setiap orang satu dirham. Kemudian kami membeli kambing seharga 7 dirham. Kami berkata:” Wahai Rasulullah SAW harganya mahal bagi kami”. Rasulullah SAW bersabda:” Sesungguhnya yang paling utama dari qurban adalah yang paling mahal dan paling gemuk”. Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan pada kami. Masing-masing orang memegang 4 kaki dan dua tanduk sedang yang ketujuh menyembelihnya, kemudian kami semuanya bertakbir” (HR Ahmad dan Al-Hakim)

Ikrimah pernah diberi uang dua dirham oleh Ibnu Abbas untuk membeli daging. Ibnu Abbas berpesan kepada Ikrimah untuk mengatakan bahwa daging tersebut adalah qurban Ibnu Abbas, jika bertemu dengan orang lain (dan menanyakan ihwal daging ini). (Ibn Rusy, Bidayat Al-Mujtahid)

Amal Utama Pada Hari Qurban

Nabi Saw bersabda: “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah daripada mengalirkan darah (qurban)”. (HR Tirmidzi)

Nabi Saw berkata: “Tidak ada penggunaan dirham (uang) yang lebih utama pada hari nahar (Idul Adha) selain untuk berqurban”. (HR Hakim)

Hewan Qurban

Nabi Saw bersabda: “Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan qurban: Cacat matanya, Sakit, Pincang dan kurus yang tidak berlemak lagi “ (HR Bukhari dan Muslim)

Nabi Saw bersabda: “Janganlah kamu menyembelih binatang ternak untuk qurban kecuali musinnah (telah ganti gigi, kupak). Jika sukar didapati, maka boleh jadz’ah (berumur 1 tahun lebih) dari domba.” (HR Muslim)

Menjual Bagian Tubuh Hewan Qurban

Rasulullah Saw berkata: “Siapa yang menjual kulit hewan qurban, maka dia tidak berqurban” (HR Hakim dan Baihaqi).

Ali ra berkata: “Rasulullah SAW memerintahkanku untuk menjadi panitia qurban (unta) dan membagikan kulit dan dagingnya. Dan memerintahkan kepadaku untuk tidak memberi tukang jagal sedikitpun”. Ali berkata:” Kami memberi dari uang kami” (HR Bukhari)

Hari Arafah

Nabi Saw berkata: “Puasa Arafah menghapuskan dosa satu tahun sebelum dan satu tahun yang akan datang”. (HR Muslim)

Nabi Saw berkata: “Sebaik-baik doa adalah di hari Arafah” (HR Tirmizi)

Nabi Saw berkata: “Tidak ada hari yang Allah membebaskan manusia dari api neraka, lebih banyak daripada di hari Arafah”. (HR Muslim) Imam Nawawi berkata: “Karena itu di hari arafah perbanyaklah mohon ampun (istighfar) kepada Allah”.

Idul Adha

Buraidah ra berkata: “Nabi Saw makan sebelum shalat Idul Fitri sedang pada Idul Adha tidak makan sampai dengan kembali (dari shalat Id)”. (HR Tirmidzi)

Menyaksikan Penyembelihan Qurban

Nabi Saw berkata ke Fatimah: “Bangkit dan saksikanlah hewan qurbanmu disembelih, karena sejak tetesan darah pertama ia meminta ampunan untuk seluruh dosamu. Dan bacalah: “Innashalati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil alamin, laa syarikalahu wabidzalika umirtu wa ana minal muslimin”. (HR Hakim)

Pembagian Hewan Qurban

Nabi saw yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi saw membagi kurbannya atas tiga bagian: sepertiga untuk keluarganya, sepertiga untuk tetangganya yang miskin, dan sepertiga untuk peminta-minta (HR Hafiz Abu Musa al-Isfahani)

Nabi Saw berkata: “Jika kalian berqurban, makanlah sebagian dagingnya”. (HR Ahmad)

Nabi Saw biasa memakan hati (jantung) hewan qurbannya (HR Baihaqi)

Hari Tasyriq

Abu Musa ra berkata: “Hari tasyriq itulah yang disebut oleh Allah dengan ayyam ma’dudat (QS 2:203). Do’a pada hari tersebut tidak akan tertolak, maka berdoalah pada-Nya”.

Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Swt adalah hari Idul Adha dan yaumul qorr (hari tasyriq).” (HR. Abu Dawud)

Kuswandani M. Yahdin Lc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: