Kebaikan adalah Sedekah !

Setiap kebaikan adalah sedekah (HR: Imam Muslim)

عَنْ أَبِيْ مَالِكْ الْحَارِثِي ابْنِ عَاصِمْ اْلأَشْعَرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الطُّهُوْرُ شَطْرُ اْلإِيْمَانِ، وَالْحَمْدُ
للهِ تَمْلأُ الْمِيْزَانِ، وَسُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ تَمْلأُ – أَوْ تَمْلآنِ – مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَاْلأَرْضِ، وَالصَّلاَةُ نُوْرٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ . كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَباَئِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوْبِقُهَا
[رواه مسلم]

Dari Abu Malik al–Harits bin ‘Ashim al-Asy’ari ra. : ia betutur bahwa Rasullulah saw. bersabda : “
• Bersuci adalah sebagian dari Imam
• Alhamdulillah memenuhi timbangan
• Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruangan antara langit dan bumi
• Shalat adalah nur
• Sedekah adalah burhan (dalil/bukti)
• Sabar adalah dhiya (Sinar/cahaya yang sangat terang benderang)
• Dan Al-Qur’an adalah hujjah untuk mu dan terhadap dirimu.
Semua orang pergi dan menjual dirinya. Maka ia akan membebaskan dirinya atau menghancurkannya?”
(HR : Imam Muslim _Kitab ath-Thahaarah, bab Fadhlul Wudhu, nomor 223)

Dari Ustman ra., dari Nabi saw.; ‘beliau bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, maka dosa-dosanya akan keluar dari badannya, sampai-sampai keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR : Imam Muslim)

“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dengan penuh cahaya karena bekas wudhu. Barang siapa yang bisa melebihkan cahayanya maka lakukanlah (Muttafaqun ‘alaih).

“Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mengucapkan” Ashadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar-Rasuulullaah” (saya bersaksi bahwa tidak ada illah selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah), melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga, dan ia masuk dari pintu mana saja yang ia suka” (HR: Muslim).

Suatu saat Rasulullah memanggil Bilal seraya bertanya : “ Wahai Bilal, dengan amalan apa kamu mendahuluiku masuk sorga? Kemarin saya masuk sorga, tapi saya mendengar bunyi alas kakimu di depan ku.” Bilal lalu menjawab: ‘Ya Rasulullah, tidaklah saya adzan melainkan saya shalat dua rakaat, dan tidaklah saya batal (keluar Hadast) melainkan saya berwudhu.” Rasulullah lalu berkata : “Berarti karena itu” (HR: Ibnu Khuzaimah).

“ Tidak ada yang bisa menjaga wudhu selain orang yang beriman” (HR: Abu Daud, Hakim dan Ibnu Majah).

“Barangsiapa yang shalat lima waktu dengan berjama’ah, maka akan berjalan diatas titian shirath laksana kilatan cahaya dalam rombongan pertama yang lebih dulu masuk (sorga), dan pada hari kiamat ia datang dengan muka bagaikan bulan purnama” (HR: Imam Thabrani)

Berilah kabar gembira untuk orang-orang yang berjalan menuju masjid dalam kegelapan dengan cahaya paripurna pada hari kiamat” (HR: Abu Daud & Tirmidzi)

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ نَاساً مِنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُوْرِ بِاْلأُجُوْرِ يُصَلُّوْنَ كَمَا نُصَلِّي، وَيَصُوْمُوْنَ كَمَا نَصُوْمُ، وَتَصَدَّقُوْنَ بِفُضُوْلِ أَمْوَالِهِمْ قَالَ : أَوَ لَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللهُ لَكُمْ مَا يَتَصَدَّقُوْنَ : إِنَّ لَكُمْ بِكُلِّ تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَحْمِيْدَةٍ صَدَقَةً، وَكُلِّ تَهْلِيْلَةٍ صَدَقَةً وَأَمْرٍ بِالْمَعْرُوْفِ صَدَقَةً وَنَهْيٍ عَن مُنْكَرٍ صَدَقَةً وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةً قَالُوا : يَا رَسُوْلَ اللهِ أَيَأْتِي أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْهَا أَجْرٌ ؟ قَالَ : أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِي حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ وِزْرٌ ؟ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِي الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ .
[رواه مسلم]

Dari Abu Dzar ra.: Sejumlah orang sahabat Rasulullah saw. berkata kepada beliau : ‘Wahai Rasulullah, para hartawan itu pergi dengan banyak pahala. Mereka mengerjakan shalat sebagai mana kami Shalat, mereka mengerjakan puasa sebagaimana kami puasa dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta yang mereka miliki (sementara kami tidak bisa melakukannya). Beliau bersabda : “Bukankah Allah telah menjadikan sesuatu untuk kalian yang kalian sedekahkan?
• Sesungguhnya setiap tasbih (Subhaanallah) adalah sedekah bagi kalian
• Setiap takbir (Allahu Akbar) adalah sedekah bagi kalian
• Setiap tahmid (Alhamdulillaah) adalah sedekah bagi kalian
• Setiap tahlil (Laa Ilaaha Illallaah) adalah sedekah bagi kalian
• Amar ma’ruf adalah sedekah
• Nahi mungkar ada sedekah
• Dan bersetubuh adalah sedekah pula.
Mereka bertanya: ’Wahai Rasullulah, apakah diantara kami menyalurkan syahwatnya (kepada Istrinya) juga mendapat pahala?’ Jawab Beliau: “ Tahukah kalian, jika dia menyalurkannya kepada yang haram (berzina), bukankah baginya ada dosa? Demikian pula jika ia menyalurkannya pada yang halal (dengan Istrinya), maka baginya adalah pahala.”
(HR: Imam Muslim_ Kitab az- Zakaat bab Bayaanu anna Ismash-Shadaqah Yaqa’u ala kulli Nau’in Minal –Ma’ruuf nomor 1006, kitab al-Masaajid wa Mawaadhi’ush-Shalaah, bab Istihbaabudz-Dzikri ba’dash-Shalaah wa Bayaanu Shifatihi nomor 595. Imam Bukhari _ Kitab Shifatush-Shalaah bab Adz-Dzikru ba’dahs-shalaah, nomor 807 dan Kitab ad-Da’awat, bab ad-Du’a ba’dash-Shalaah nomor 5970).

Dari Abu Dzar ra. bahwa Rasulullah bersabda: “ Setiap manusia diwajibkan sedekah setiap hari sejak terbitnya matahari. Para sahabat lalu bertanya: ‘ Ya Rasulullah, dari mana kami bisa bersedekah?. Rasulullah menjawab : “Pintu kebaikan begitu banyak;
• tasbih, tahmid, takbir, tahlil
• amar ma’ruf nahi mungkar
• membuang sesuatu yang membahayakan dijalan
• memahamkan orang bisu
• menuntun orang buta
• menunjukan bagi orang yang meminta petunjuk sesuai dengan kebutuhannya
• membantu orang yang dirundung duka dan meminta pertolongan dengan usahamu semaksimal mungkin,
• dan menanggung /menolong orang yang lemah dengan kekuatan kedua lenganmu
Semua itu merupakan sedekah darimu untuk dirimu sendiri (HR: Ibnu Hiban)

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : كُلُّ سُلاَمَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلُّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَبِكُلِّ خُطْوَةٍ تَمْشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ وَ تُمِيْطُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَةٌ
[رواه البخاري ومسلم]
Dari Abu Hurairah ra., ia bertutur bahwa Rasulullah bersabda: “ Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib atasnya sedekah setiap matahari terbit;
• Engkau berbuat adil kepada dua orang yang bertikai adalah sedekah
• Engkau menolong seseorang akan binatang kendaraannya dan engkau mengangkat barang-barang ke atas kendaraanya adalah sedekah
• Kata-kata yang baik adalah sedekah
• Tiap langkah yang engkau ayunkan untuk mengerjakan shalat adalah sedekah
• Dan engkau menghilangkan bahaya dari jalan adalah sedekah.
(HR: Imam Bukhari_Kitab ash-Shulhu, bab Fadhlul- Ishlaah bainan-Naas wal-Adl bainahum, Kitab al Jihaad bab Fadhlul Man Hamila Mantaa’a Shaahibihi fis Safar dan bab Man Akhadza bir-Rukaab wa Nahwihi nomor 2827. Imam Muslim_Kitab az Zakaah bab Bayaanu Ismi-Shadaqah Yaqa’u ala kulli Nau’in minal- Ma’ruuf nomor 1009.)

Dari Abul-Aswad ad Duali, dari Abu Dzar, dari Nabi saw: setiap pagi setiap persedian kalian harus diberi sedekah. Maka setiap ucapan Subhaanallah adalah sedekah, setiap ucapan Alhamdulillaah adalah sedekah setiap ucapan Laa Ilaaha Illallaah adalah sedekah, setiap ucapan Allahu Akbar adalah sedekah, setiap amar ma’ruf nahi mungkar adalah sedekah. Dan semua itu bisa dipenuhi dengan dua rakaat shalat dhuha.” ( HR : Imam Muslim)

“ Tahanlah dari berbuat kejahatan terhadap manusia, karena yang demikian itu merupakan sedekah” (HR: Bukhari- Muslim)

“Senyummu terhadap saudaramu adalah sedekah bagimu.. dan memberikan air yang ada di timbamu untuk saudaramu adalah sedekah bagimu (HR: Tirmidzi)

“Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang diberikan orang kaya” (HR: Bukhari)

“ Dan nafkah yang diberikan seseorang kepada ahlinya, Istrinya dan keluarganya adalah sedekah (HR: Muslim)

“ Sesungguhnya, tidaklah engkau menginfaqkan sesuatu dengan hanya mengharapkan keridhaan Allah kecuali engkau akan diberi pahala, termasuk sesuap yang engkau berikan pada mulut istrimu (Muttafaqun ‘alaih).

Benny Burhanuddin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: