Meramal dan di Ramal

1.”Barang siapa yang datang kepada tukang ramal, kemudian bertanya tentang sesuatu dan membenarkan apa yang dikatakannya, tidak akan diterima sholatnya selama 40 hari”( HR. Muslim ).

2.”Barang siapa mempelajari salah satu cabang dari perbintangan, maka dia telah mempelajari sihir”( HR. Abu daud ).

3.dari Ibnu Mihjan, ( diriwayatkan ) dengan marfu’ :

( Nabi SAW bersabda ) : Aku kuatirkan atas umatku,sesudahku, tiga perkara : penyelewengan ( kedzhaliman ) para pemimpin; dan kepercayaan kepada bintang-bintang dan pendustaan kepada qadar”( HR. Ibnu Asakir dan di-Shahihkan As-sayuti ).

4.”ditanya Rasulullah tentang Kahin – kahin”. Beliau menjawab : “Mereka itu bukan apa- apa”, kemudian mereka ( para sahabat ) bertanya : “Wahai Rasul Allah, mereka itu berbicara tentang suatu hal yang kadang-kadang ada juga benarnya”. Maka Rasulullah menjawab : “Perkataan itu adalah hak Allah yang disambar jinn yang dipatukkan pada telinga wali-walinya, laksana patukan ayam betina kemudian mereka campur adukan yang benar itu dengan seribu kebohongan”.( HR. Bukhari ).

*aisyah memberi komentar kepada Sabda Rasulullah diatas sebagai berikut : ” Sesungguhnya para malaikat turun di mega menyebutkan hal-hal yang telah diputuskan dilangit. Maka syaitan-syaitan ( Jinn Kafir ) mencari tahu dengan pendengarannya akan hal itu, kemudian disampaikannya kepada tukang-tukang ramal”.( HR. Bukhari ).

5.” Siapa yang mendatangi Arraf, Kahin ( tukang ramal ) lalu membenarkannya, maka sungguh dia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw”. ( HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Abu Dawud ).

6. “Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah syirik kepada Allah”. Para sahabat bertanya, “Apakah penebusannya, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah: “Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR. Ahmad)

“Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki

Allah, dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: