Ketakutan Imam Tamimi

Sahabat sekalian, ada sebuah cerita yang sangat menarik dan menjadi pelajaran bagi perjalanan kita yang sedang mengumpulkan bekal untuk perjalanan panjang dan abadi kelak.

Kisah dari Imam Tamimi. Beliau membuat sebuah baju dan beliau sangat menyanyangi baju barunya tersebut. Tetapi karena terdesak kebutuhan, terpaksa ia harus menjualnya. Ketika baju itu ditawarkan kepada pembeli dan diamati, ternyata di dalamnya ada cela, ada bagian yang robek. Maka baju itupun dikembalikan. Tak diduga, Imam Tamimi menangis tersedu-sedu, sehingga pembeli itu terharu lantas berkata, “Jangan bersedih tuan, baju itu tetap akan akau bayar”. Mendengar teguran itu Imam Tamimi menjawab, “Apakah kamu kira aku menangis kerana baju itu? Tidak! Baju itu memang baju kesayanganku, dan kamu kembalikan karena ada sedikit cela. Tapi, aku menangis karena teringat amal-amalku sejak empat puluh tahun yang lalu. Aku merasa khawatir dan takut jangan-jangan amal itu tidak diterima Allah lantaran suatu cela disebabkan tidak ikhlas”.

Seorang sufi yang terkenal seperti Imam Tamimi saja menangis seperti itu ketika teingat amal-amal beliau, yang takut ada cela di mata Allah, apalagi kita, yang hanya seorang pejalan pencari kebenaran?????

Anita Rini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: