ANTARA HATI BATINIAH DAN JASMANIAH

(Disadur dari buku Hati, Diri & Jiwa
karangan Robert Frager*)
*Profesor Psikologi pada Institute of
Transpersonal Psychologi, California

Seorang Guru Sufi Menuturkan:
“Jika kata-kata berasal dari hati,
ia akan masuki kedalam hati,
jika ia keluar dari lisan,
maka ia hanya sekedar melewati pendengaran”

Hati Batiniah berfungsi hampir sm dgn hati jasmaniah.
Hati Jasmaniah terletak dititik pusat batang tubuh;
Hati Batiniah terletak diantara diri rendah dan jiwa.

Hati Jasmaniah mengatur fisik;
Hati Batiniah mengatur psikis.

Hati Jasmaniah memelihara tubuh dengan mengirimkan
darah segar dan beroksigen kepada tiap sel dan organ
di dalam tubuh, ia juga menerima darah kotor melalui
pembuluh darah;
Hati Batiniah memeliharah jiwa dengan memancarkan
kearifan dan cahaya, ia juga menyucikan kepribadian
dari sifat-sifat buruk, hati memiliki satu wajah yang
menghadap ke dunia spiritual, dan satu wajah lagi
menghadap ke dunia diri rendah dan sifat-sifat buruk
kita.

Jika Hati Jasmaniah terluka, maka kita menjadi sakit,
jika ia mengalami kerusakan berat, maka kitapun
meninggal dunia.
Jika Hati Batiniah kita terjangkiti sifat-sifat buruk
dari nafs (atau diri rendah), maka kita akan sakit
secara spiritual, jika hati tersebut secara
keseluruhan didominasi oleh Nafs, maka kehidupan
spiritual kita juga akan mati.

Hati janganlah disalahartikan sebagai emosi. Emosi,
seperti marah, rasa takut, dan keserakahan, berasal
dari nafs, ketika manusia berbicara mengenai “hasrat
hati”, mereka biasanya merujuk pada hasrat nafs.
Nafs tertarik pada kenikmatan duniawi dan tidak peduli
akan Tuhan, sedangkan Hati tertarik kepada Tuhan dan
hanya mencari kenikmatan di dalam Tuhan.

Hati secara langsung bereaksi atas setiap sikap
pikiran dan tindakan.
Setiap kata dan tindakan yang baik memperlembut hati,
dan Setiap kata dan tindakan yang buruk akan
memperkeras hati.

Nabi Muhammad, menyebutkan keutamaan hati saat
berkata,
“Sesungguhnya di dlm tubuh manusia terdpt segumpal
daging, jika ia sehat, maka seluruh tubuh pun sehat
jika ia sakit, maka seluruh tubuh pun akan sakit,
itulah HATI”

Penyair Rumi berujar:
Jadilah hamba hati
Atau setidaknya tunduk kepadanya
Sebab jika tidak, kau akan kehilangan daya
Bagaikan seekor keledai yang terjebak didalam lumpur
Jika seorang tak memiliki hati,
Seseorang tak akan memperoleh keberuntungan;
Dalam kemalangan, seseorang akan menjadi terkenal di
dunia.

Salam & semoga bermanfaat

Bastian Jabir Pattara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: