Jangan Marah!

Dari Abu Hurairah ra.: ‘ Bahwa ada seorang lelaki berkata kepada Nabi saw,: ’ berilah aku nasihat.’ Maka baginda menjawab: “ Jangan marah” . Maka orang itu mengulangi (permintaannya) beberapa kali, dan lagi –lagi Nabi menjawab : “ Jangan marah!”. (HR : Bukhari no. 5765 dlam Kitab al-Adab Bab al-Hadiar minal-Ghadhab)

Dari Abu Darda ra. : ‘Aku berkata ; Ya Rasulullah, tunjukanlah aku akan suatu amalan yang memasukan aku ke dalam sorga.’ Rasulullulah menjawab: “ Jangan marah, maka sorga bagimu”. (HR:Thabrani)

Dari Jariyah Bin Qudamah ra. saya bertanya kepada Nabi saw : ‘Ya Rasulullah, katakanlah kepadaku suatu perkataan, dan pendekkanlah perkataan itu agar aku bisa memahaminya.’ Rasulullah menjawab : “ Jangan marah”. Kuulangi pertanyaan itu berkali-kali, dan Rasulullah selalu menjawabnya dengan : “Jangan marah”.(HR: Imam Ahmad)

Dari Abdullah Bin Umar ra. bahwa ia bertanya kepada Nabi saw. : ‘Apa yang menjauhkan dari Kemurkaan Allah ?’ Rasulullah menjawab : “Jangan marah”. (HR: Imam Ahmad)

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw bersabda “ Orang yang kuat bukanlah orang yang jagoan dalam gulat, namun orang yang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya ketika marah”. (HR:Bukhari & Muslim).

Nabi saw.bersabda: “ Barang siapa yang menahan amarah, dan ia sebenarnya mampu untuk melampiaskannya, maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya diatas penghulu makhluk-Nya sehingga ia disuruh memilih bidadari mana yang ia inginkan”. (HR: Imam Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Tidaklah seorang hamba menahan amarah karena Allah, kecuali rongganya dipenuhi dengan keimanan”. (HR: Imam Ahmad), Sementara Abu Daud meriwayatkanya dengan “ Allah akan memenuhi rongganya dengan ketenangan dan keimanan”.

Dua orang laki-laki saling mencaci disamping Rasulullah, dan salah satunya mencaci saudaranya sambil marah hingga wajahnya memerah. Kemudian Nabi saw beersabda: “ sesungguhnya saya tahu akan suatu kalimat yang jika ia ucapkan, tentu kemarahan yang ada padanya akan hilang, yaitu mengucapkan (aku berlindungkepada Allah dari kejahatan syaitan yang terkutuk). (HR : Imam Bukhari & Muslim).

Nabi saw bersabda : “ Jika salah seorang diantara kalian marah, dan dia dalam keadaan berdiri, hendaklah ia duduk, karena kemarahan akan hilang, jika belum juga hilang maka hendaklah ia berbaring”. (HR: Imam Ahmad & Abu Daud)
“jika salah seorang diantara kalian marah, maka hendaklah ia diam” (hal ini diucapkan oleh Nabi sebanyak tiga kali). (HR: Imam Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud)

Ingatlah, sesungguhnya kemarahan adalah bara yang sedang menyala di hati anak Adam” (Imam Ahmad & Tirmidzi)
“ Bahwa Rasulullah saw. bersabda: ‘ Sesungguhnya amarah dari syaitan, dan syaitan diciptakan dari api. Jika salah seorang diantara kalian marah maka hendaklah ia berwudhu.” (HR: Imam Ahmad & Abu Daud)

“Sesungguhnya Rasulullah saw. lebih pemalu daripada seorang gadis dalam pinangan; jika beliau melihat sesuatu yang tidak disukainya, maka kami bisa mengetahui dari wajahnya” (HR:Bukhari).

wassalam semoga bermanfaat
Benny

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: