Hati- Hati Agar Tidak Terputus Dari-Nya

Seorang saleh berwasiat kepada seseorang: “Berhati-hatilah engkau agar tidak terputus dari-Nya! Karena jika engkau terlepas dari-Nya sungguh engkau akan tertipu!”. Seseorang itu bertanya, “Bagaimana hal itu dapat terjadi?”
Orang saleh itu menjawab: “Orang yang tertipu adalah orang yang memandang kepada anugerah-Nya semata, dikarenakan ia telah terputus dari-Nya dan tidak bisa memandang-Nya. Kebanyakan manusia terikat dengan kesenangan dunia, sedangkan orang-orang yang tulus dan shiddiq (benar) hanya terikat dengan Sang Pemberi anugerah”

Selanjutnya orang saleh itu berkata: “Tanda terikatnya hati mereka kepada anugerah-Nya adalah permohonan mereka akan anugerah-Nya. Sementara diantara tanda-tanda terikatnya hati orang-orang yang tulus dan shiddiq dengan Sang Pemberi anugrah, adalah tercurahnya anugerah atas mereka, namun mereka justru melupakan anugerah-anugerah itu. Jadikanlah sandaranmu kepada Allah swt semata di dalam keadaan itu, dan bukan dikarenakan oleh keadaan itu. Pahamilah ini, karena ini termasuk Tauhid pilihan!”

Zamzam A J Tanuwijaya

-Diambil dari kitab “Washaaya Ibnu Arabi”, 10 November 2010-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: