Dan azab pun tidak diturunkan

Diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid ra. dan Abu Hurairah ra., bahwa telah bersabda Rasulullah Muhammad saw. :

“Manusia yang paling dekat dengan Allah Azza wa Jalla pada hari Qiyamah kelak adalah mereka yang paling lama laparnya, hausnya, dan dukanya di dunia ini, yang berjalan tidak beralas kaki, yang bertaqwa kepada Allah, yang apabila mereka hadir maka mereka tidak dikenali khalayak. Dan jika mereka tidak hadir, niscaya orang-orang tidak merasa kehilangan. Mereka dikenali oleh tempat-tempat di bumi, dan mereka senantiasa dikelilingi oleh para malaikat langit. Jika manusia bernikmat-nikmat dengan dunia, mereka bernikmat-nikmat dengan menta’ati Allah Azza wa Jalla. Jika manusia tidur di kasur empuk, maka mereka tidur dengan dahi dan lutut. Jika manusia menyia-nyiakan perbuatan dan akhlak Nabi-nabi, maka mereka menjaganya …

Mereka akan ditangisi oleh bumi apabila telah hilang dari muka bumi, dan Rabb Al-Azziz marah pada tiap-tiap negeri yang tiada seorang pun dari golongan mereka ada di negeri tersebut. Mereka tidak melompat-lompat di dunia, sebagaimana anjing melompat-lompat di atas bangkai. Mereka memakan sedikit makanan, memakai pakaian buruk, rambutnya kusut dan mukanya berdebu. Jika mereka dipandang oleh manusia, maka manusia menyangka mereka itu sakit, padahal mereka tidak sakit. Dan dikatakan orang bahwa mereka itu telah dicampur-aduk lalu hilanglah akal mereka, padahal akal mereka tidaklah hilang. Kaum itu melihat dengan hatinya kepada Amr Allah, yang menghilangkan kecintaan mereka kepada dunia. Lalu menurut orang-orang dunia mereka itu berjalan tanpa akal, padahal merekalah orang yang berakal ketika akal manusia telah pada hilang. Mereka memiliki kehormatan pada hari Akhirat …

Hai Usamah! Apabila engkau melihat mereka pada suatu negeri, maka ketahuilah bahwa merekalah yang membawa keamanan bagi penduduk negeri itu. Allah tidak akan menurunkan suatu azab atas suatu kaum dimana mereka itu tengah berada pada kaum itu. Bumi bergembira dengan kehadiran mereka, dan Rabb Yang Maha Perkasa pun ridha kepada mereka …

Ambillah mereka menjadi teman bagi dirimu! Mudah-mudahan engkau terlepas dengan sebab mereka. Kalau engkau sanggup, saat kematian tengah mendatangimu dan engkau dalam keadaan lapar dan hatimu haus, maka perbuatlah! Karena dengan demikian engkau akan mengetahui maqam kemuliaan, dan engkau akan ditempatkan bersama Nabi-nabi. Para malaikat akan bergembira ria dengan kedatangan Ruh-mu, dan Allah Azza wa Jalla akan mencurahkan Rahmat-Nya atasmu!”

-Disarikan dari terjemah Kitab Ihya Ulumuddin Al-Ghazali-

Zam Zam A.J Tanujaya

Bintaro, Jum’at, 15 Oktober 2010 (7 Dzulqadah 1431)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: