Melihat Rabb Kita

Diriwayatkan dalam suatu hadits Rosulullaah Saw. bersabda:
”Innakum satarouna robbakum kamaa tarouna haadzaa-l qomaro, laatudhoommuna fii ru’yatihi, fa inn astatho’tum an laatughlabuu ’alaa sholaati qobla thuluu’isysyamsi waqobla ghuruubihaa faf’aluu.”
(Kalian akan melihat Robb kalian, sebagaimana kalian melihat bulan purnama ini, tidak berdesak-desakan dalam melihatnya. Jika kalian mampu agar jangan sampai dikuasai (jangan sampai ketinggalan) mengerjakan sholat sebelum terbit dan tenggelamnya matahari, maka lakukanlah.” [HR. Bukhori dan Muslim]

Dari Abu Sa’id al-Khudri ra., ia berkata:
”Segolongan manusia di masa Rosulullaah Saw. bertanya, ’Wahai Rosulullaah! Apakah kami bisa melihat Robb di hari Kiamat?’ Rosulullaah Saw. bersabda: ”Benar, apakah kalian berdesakan dalam melihat matahari di siang hari yang tenang tanpa ada awan? Dan apakah kalian berdesakan melihat bulan purnama yang terang tanpa ada awan?” Mereka menjawab, ’Tidak, wahai Rosulullaah.’ Beliau bersabda, ”Tidaklah kalian berdesakan ketika melihat Allaah Swt. Di hari Kiamat melainkan seperti kalian melihat salah satu dari keduanya.” Apabila Hari Kiamat kelak, seorang penyeru (malaikat) mengumumkan, ’Hendaklah setiap umat mengikuti apa yang disembahnya.’ Tidak ada seorang pun yang tersisa, yang menyembah kepada selain Allaah Swt. berupa berhala dan patung melainkan berguguran di neraka. Hingga apabila tidak tersisa selain orang yang menyembah Allaah dari kalangan yang sholih dan fasik dan sisa-sisa ahli kitab. Maka kaum Yahudi dipanggil, serta ditanyakan kepada mereka, ’Apa yang kalian sembah?’ Mereka menjawab, ’Kami menyembah ’Uzair anak Allaah.’ Lalu dikatakan kepada mereka, ”Kalian berdusta, Allaah tidak menjadikan istri dan tidak pula anak. Apa yang kalian cari?” Mareka menjawab, ’Kami kehausan, wahai Robb kami. Berilah minuman kepada kami. Lalu diisyaratkan kepada mereka, ”Apakah kalian mau mendatangi?” Maka mereka dihalau ke neraka, ia seolah-olah fatamorgana yang menghancurkan satu sama lain. Maka mereka berguguran di neraka.”

Kemudian dipanggil kaum Nasrani (Kristen), lalu ditanyakan kepada mereka, ”Apa yang kalian sembah?” Mereka menjawab, ’Kami menyembah al-Masih (Isa) anak Allaah.’ Dikatakan kepada mereka, ”Kalian bohong. Allaah tidak pernah menjadikan istri dan tidak pula anak.” Ditanyakan kepada mereka, ”Apa yang kalian cari?” Mereka menjawab, ’Kami kehausan, wahai Robb kami. Berilah minuman kepada kami.’ Lalu diisyaratkan kepada mereka, ”Apakah kalian mau mendatangi?” Maka mereka dihalau ke Neraka Jahanam, ia seolah-olah fatamorgana yang menghancurkam satu sama lain. Maka mereka berguguran di neraka. Hingga ketika tidak tersisa lagi selain orang yang mennyembah Allaah dari kalangan yang baik dan jahat, Robb semesta alam datang kepada mereka dalam bentuk yang terendah dari (yang nantinya) akan mereka lihat di surga. Allaah Swt. berfirman: ”Apakah yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang disembah.”

Mereka berkata, ’Wahai Robb kami, kami meninggalkan manusia di dunia padahal kami sangat membutuhkan mereka (secara duniawi), dan bersama itu tidak pernah mengikuti mereka (menyembah berhala).’ Ia Ta’ala berkata, ”Aku Robb kalian.” Mereka berkata, ’Kami berlindung kepada Allaah dari Engkau.’ Kami tidak menyekutukan Allaah sedikit pun (dua kali atau tiga kali), hingga sebagian mereka hampir saja berbalik. Dia Ta’ala berfirman, ”Adakah di antara kalian dan di antara-Nya tanda, lalu kalian bisa mengenalinya?” Mareka menjawab, ’Benar.’ Lalu dibuka saaq (kaki). Maka tidak tersisa lagi orang yang menyembah Allaah dari dirinya (ikhlas karena Allaah Swt.), melainkan Allaah memerintahkannya sujud. Dan tidak tersisa lagi orang yang sujud kepada Allaah karena menjaga riya’ melainkan Allaah Swt. Menjadikan punggungnya satu lapisan. Setiap kali ia ingin sujud, ia tersungkur. Kemudian mereka mengangkat kepala dan telah berubah bentuk-Nya yang mereka lihat pertama kali. Ia Ta’ala berfirman, ”Aku Robb kalian.” Mereka menjawab, ’Engkau adalah Robb kami.’ Kemudian dibuatlah al-Jisr (jembatan) di atas Neraka Jahanam, dan terjadilah syafa’at. Mereka berkata, ’Ya Allaah, selamatkanlah, selamatkanlah!’

Ada yang bertanya, ’Wahai Rosulullaah, apa makna Jisr?’ Beliau Saw. menjawab, ”Tempat yang) licin lagi menggelincirkan. Padanya terdapat jangkar dan besi pengait serta duri besi yang ada di Najd yang terdapat duri-duri kecil, yang dinamakan Sa’dan. Maka orang-orang yang beriman (ada yang) melewatinya seperti sekejap mata, seperti kilat, seperti angin, seperti burung, seperti kuda-kuda dan tunggangan yang baik. Maka ada yang selamat, ada yang digaruk kemudian dilepaskan, dan ada yang ditimbun di Neraka Jahanam. Sehingga apabila orang-orang yang beriman selamat dari neraka, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak ada seorang pun dari kalian yang lebih memohon kepada Allaah dalam mencari kebenaran, daripada permohonan orang-orang yang beriman kepada Allaah di Hari Kiamat untuk saudara-saudara mereka yang berada di neraka.

Mereka berkata, ’Robb kami, dahulu mereka puasa, sholat, dan menunaikan ibadah haji bersama kami.’ Dikatakan kepada mereka, ”Keluarkanlah orang yang kalian kenal. Sehingga wajah mereka diharamkan dari api neraka.” Maka mereka mengeluarkan manusia yang sangat banyak, di mana api neraka telah membakar hingga pertengahan betis, dan sampai dua lutut mereka. Kemudian mereka berkata, ’Wahai Robb kami, tidak tersisa seorang pun di dalamnya dari orang yang Engkau perintahkan (untuk dikeluarkan). Dia Ta’ala berfirman, ”Kembalilah. Siapa pun yang kalian temukan di hatinya kebaikan seberat dinar maka keluarkanlah dia (dari neraka).”

Lalu mereka mengeluarkan manusia yang sangat banyak. Kemudian mereka berkata, ’Wahai Robb kami, kami tidak menyisakan seorang pun yang Engkau perintahkan (untuk dikeluarkan).’ Kemudian Dia Ta’ala berfirman, ”Kembalilah, siapa pun yang kalian temukan kebaikan di hatinya seberat setengah dinar, maka keluarkanlah.” Kemudian mereka mengeluarkan jumlah manusia yang banyak, lalu berkata, ’Wahai Robb kami, kami tidak menyisakan seorang pun yang Engkau perintahkan (untuk dikeluarkan).’ Allaah Ta’ala berfirman, ”Kembalilah siapa pun yang kalian temukan kebaikan di hatinya seberat dzarroh (biji sawi/benda terkecil), maka keluarkanlah.” Lantas mereka mengeluarkan sejumlah manusia yang banyak. Kemudian mereka berkata, ’Wahai Robb kami, kami tidak menyisakan kebaikan di dalamnya.’

Lalu Allaah Swt. Berfirman, ”Para malaikat telah memberi syafa’at, para nabi telah memberi syafa’at, kaum Mu’minin telah memberi syafa’at, dan tidak tersisa lagi selain Allaah Yang Maha Penyayang di antara para penyayang. Maka, Dia mengambil segenggam dari neraka dan mengeluarkan satu kaum yang tidak pernah melakukan kebaikan sama sekali, mereke telah kembali menjadi arang. Lalu mereka dilemparkan di satu sungai di mulut (depan) surga, yang dinamakan sungai kehidupan. Maka mereka keluar seperti biji-bijian yang keluar dibawa banjir. Tidakkah kalian menlihatnya ke batu atau ke pohon. Yang mengarah ke matahari menjadi warna kuning atau hijau, dan yang ke arah bayangan menjadi putih?”

Mereka menjawab, ’Wahai Rosulullaah, seolah-olah engkau pernah menggembala di pedesaan?’ Rosulullaah Saw. bersabda, ”Mereka keluar (dari sungai kehidupan) bagaikan mutiara, di leher mereka ada tanda-tanda yang dikenali oleh penghuni surga. Mereka adalah orang-orang yang dibebaskan oleh Allaah dan dimasukkan ke surga tanpa melalui amalan yang pernah mereka lakukan, dan tidak ada pula kebaikan yang telah mereka persembahkan. Kemudian Allaah berfirman, ”Masuklah ke surga, apapun yang kalian lihat maka ia adalah milik kalian.” Mereka berkata, ’Robb kami, Engkau telah memberikan kepada kami sesuatu yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari semesta alam ini.’ Allaah berfirman, ”Untuk kalian, ada yang lebih baik dari ini di sisi-Ku.” Mereka bertanya, ’Apa lagi yang lebih baik dari semua ini?’ Allaah Swt. Menjawab, ”Ridho-Ku. Aku tidak pernah memurkai kalian setelah itu selama-lamanya.” [HR. Bukhori dan Musim]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: