Husnudzon vs Su’udzon

Hati mudah sekali terbolak-balik, kadang ´terang´, kadang
´gelap´. Ketika hati ´terang´, Saya suka merasa sangat bahagia,bahkan
kadang berlebihan sehingga tak jarang timbul rasa bangga
hati, sombong, ujub, sum´ah, dan riya.

Ketika hati ‘gelap’, Saya suka merasa sangat pesimis, putus asa,
merasa sangat buruk luar biasa, tidak berharga sama sekali, merasa
Ia Yang Maha Kuasa tidak menginginkan Saya untuk menjadi hamba sejati-Nya. Saya sendiri sering dicoba dengan ´terang-gelap´, sehingga Saya letih bermain dengan prasangka buruk saya kepada Allah Yang Maha Cinta
Kasih-Maha Suci Allah dari apa yang sering Saya prasangkai buruk selama
ini.

Sehingga terkadang Saya mencoba melepaskan diri dari apa yang Saya
prasangkai terhadap Allah. Akhirnya timbul dari pemikiran saya, bahwa
mungkin semua ini merupakan ujian Allah sampai Saya benar-benar kuat,
tidak goyah dalam pengabdian kepada-Nya.

Jadi, Saya harus terus-menerus mencoba membangun prasangka baik kepada Allah,sehingga Saya akan terus merasa Ia Yang Maha Pengampun dan Penerima Taubat senantiasa membukakan pintu
taubat dan pengampunan-Nya untukku, dan Ia Al Haadii akan senantiasa
membimbing saya dan terus membimbing hingga Saya bertemu dengan-Nya. Amin .

Apapun yang terjadi, seharusnya, dapat Saya sikapi dengan bijak, dengan
hanya Melihat-Nya Sang Pemberi; masalah-masalah ynag kuhadapi, apapun
itu, kecil ataupun besar, semuanya adalah sarana yang kan membawSaya
kepada Allah SWT. Amin.

Ketika Saya dengan prasangka buruk bergaul dengan para manusia, yang terasa di hati adalah perasaan kesal, sebal, dan terlintas benci
kepada mereka. Astaghfirullahal ´adzhiim.

Ketika Saya ´lurus-tulus´
bergaul dengan para manusia, maka yang terasa di hati adalah
bunga-bunga cinta kasih, sehingga apa yang terbawa akan senantiasa merasa
bahagia, dan Saya akan selalu tersenyum; memperlihatkan kebaikan dan
keramahan. Jadi, ´lurus dan tulus´lah kepada siapapun, karena sesungguhnya berprasangka buruk itu tidak akan menghasilkan kebenaran yang hakiki.

Dan juga, apabila ada prasangka buruk, maka pembicaraan yang ada sering tersalahpahami. Hmmm … pantas … hubunganku dengan Allah belum baik. Hmmm … pantas … hubunganku dengan sesama manusiapun belum baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: