Ummat Yang di Rindukan

Saya hadiahkan untuk sahabat tatahati suatu Hadits Nabi SAW yang pertama kali saya membacanya sekitar 10 tahun yang lalu, alhamdulillah entah kenapa Hadits tersebut tidak pernah lapuk di hati saya, dan dengan sangat semoga Allah SWT senantiasa membuat segar dan senantiasa segar di hati saya. Hingga sekarang saya selalu runtuh dan hampir selalu tidak bisa menahan air mata untuk tidak menetes ketika membaca ulang Hadits ini, rasanya saya ingin menyerahkan segala apa pun kepada Allah SWT demi ditukar dengan kerinduan Nabi SAW. Wa bi ni’mati Rabbika fa hadits …

Rasulullah SAW berwashiyah kepada Abu Hurairah ra, “Wahai Abu Hurairah, hendaklah engkau mengikuti jalan suatu kaum, yang jika manusia merasa takut, mereka tidak takut. Jika manusia mencari keselamatan dari api neraka, mereka tidak takut … ”

Abu Hurairah ra bertanya, “Siapakah mereka itu yaa Rasulullah, terangkan dan jelaskanlah ihwal mereka itu kepadaku hingga aku dapat mengenali mereka … ”

Rasulullah SAW menjawab, “Mereka itu suatu kaum dari umatku di akhir zaman. Kelak mereka berkumpul pada Hari Qiyamah di tempat berkumpulnya para Nabi. Jika manusia memandang mereka, manusia mengira bahwa mereka itu para Nabi dari keadaan yang mereka lihat, hingga aku beritahukan kepada mereka. Aku katakan ‘Umatku, umatku …’ Maka para makhluk mengetahui bahwa mereka bukanlah para Nabi. Mereka bagaikan kilat dan angin, pandangan mata yang hadir terkesiap dengan pancaran cahaya mereka … ”

Abu Hurairah ra berkata, “Yaa Rasulullah, kemukakan kepadaku amalan-amalan mereka, mudah-mudahan aku dapat mengikuti mereka … ”

Rasulullah SAW menjawab, “Wahai Abu Hurairah, kaum itu menempuh suatu jalan yang sangat terjal hingga sampai kepada tingkatan para Nabi. Mereka memilih lapar setelah Allah memberi mereka rasa kenyang, memilih telanjang setelah Allah memberi mereka pakaian, dan memilih haus setelah Allah memberi mereka rasa puas. Mereka meninggalkan itu semua karena mengharap apa yang ada di sisi-Allah. Mereka meniggalkan yang halal karena takut dengan Hisab. Mereka mempergaulinya dengan badan-badan (lahiriyah) mereka, tetapi mereka tidak menyibukkan diri dengan suatu apapun darinya. Para Nabi dan para Malaikat takjub dengan ketaatan mereka kepada Allah. Kebahagiaan bagi mereka, kebahagiaan bagi mereka, aku sangat ingin agar Allah menghimpunkan aku bersama mereka” …

Kemudian Rasulullah SAW menangis karena rindu kepada mereka. Lalu beliau SAW berkata, “Jika Allah hendak mengazab penghuni bumi, lalu memandang mereka, maka Dia berpaling dan tidak jadi menurunkan azab. Hendaklah engkau, wahai Abu Hurairah, mengikuti jalan mereka. Barang siapa berpaling dari jalan mereka, maka ia akan kelelahan dalam kerasnya Hisab” …

Sahabats, semoga Allah SWT memberkati kita dengan Hadits Nabi SAW tsb, allahumma shalli ‘ala sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammad …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: