Masalah Dalam Hidup

MENYIKAPI MASALAH DALAM HIDUP

Segala puji hanya milik Allah, pencipta, pemelihara, dan
pemilik seluruh makhluk-Nya. Shalawat serta salam semoga
senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta
keluarga dan sahabatnya.

Semoga diri ini selalu sadar dan ingat bahwa ajal dapat
menjemput kapan dan dimana saja kita berada sehingga kita
dapat selalu mempersiapkan bekal untuk akhirat. Alangkah
indahnya hidup ini bila kita selalu menghadapinya dengan
semangat dan optimisme tinggi. Dengan semangat dan
optimisme yang tinggi akan mendorong kita untuk selalu
mempersembahkan karya terbaik untuk dunia ini.

Kesempatan yang Allah berikan selama kita hidup hendaknya
tidak kita sia-siakan. Dalam hidup, kita pasti akan
menghadapi masalah. Suatu masalah akan mendatangi siapapun
kita. Baik kaya maupun miskin, tua maupun muda, pria
maupun wanita, pejabat maupun pelayan, orang pintar maupun
bodoh, akan menghadapi masalah. Oleh sebab itu langkah
yang paling tepat dalam menyikapinya adalah dengan
menghadapi dan berusaha untuk menyelesaikannya tanpa
pernah putus asa karena seorang muslim tidak boleh
berputus asa dalam mengharap rahmat Allah.

Akan sangat merugikan diri kita sendiri bila kita takut
untuk menhadapinya dan hanya berusaha menghindar. Hal itu
hanya akan membuat kita capek karena sudah pasti,

pertama tidak akan menyelesaikan masalah dan kedua, kita
malah mungkin akan bertemu dengan masalah baru. Masalah
yang timbulpun silih berganti seakan tak ada habisnya.
Pada hakikatnya masalah yang timbul bukanlah beban
melainkan tantangan yang akan mendewasakan kita dalam
berpikir dan bersikap sehingga kita bisa semakin bijaksana
dalam menyikapi hidup ini. Oleh sebab itu ada tiga langkah
yang sebaiknya kita lakukan ketika menemuinya yaitu

pertama, menerimanya dengan lapang dada dan ikhlas, tidak
dengan mengeluh atau berusaha mencari kambing hitam karena
hal itu menandakan kekerdilan jiwa kita.

Kedua, menghadapi dengan sabar dan tabah, tidak dengan
terburu-buru, emosi, serta putus asa, karena hal ini
menandakan lemahnya jiwa kita.

Dan yang ketiga, menyelesaikannya dengan pikiran yang
jernih, tidak dengan nafsu, karena hal ini menandakan
tidak bijaknya jiwa kita. Disamping itu ada baiknya jika
kita senantiasa berdoa agar Allah senantiasa memberi
petunjuk serta kemudahan bagi kita dalam menyelesaikan
masalah yang sedang kita hadapi.

Semua permasalahan pada hakikatnya berasal dari Allah,
maka sudah sepatutnya kita bertawakkal pada-Nya setelah
kita berusaha secara optimal untuk menyelesaikannya. Dan
tak kalah pentingnya bagi kita untuk memahami dan meyakini
bahwa apapun yang Allah takdirkan bagi kita maka itulah
yang terbaik karena sesuai firman Allah yang berbunyi
” boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui ( Al Baqarah : 216 )”.

Wallahu ‘Alam bisshowab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: