R A J A B !

*BULAN RAJAB*

Rajab terdiri dari tiga kata: *Ra, Ja, *dan *Ba*.

            Huruf *Ra* bermakna  *Rahmah*,

            Huruf *Ja* bermakna *Jurm* atau Kejahatan

            Huruf *Ba* bermakna *Bari’* atau Tidak Berdosa.

            Allah SWT berfirman: "HambaKu, kamu sekalian bersalah
dikarenakan kejahatan dan dosa. Dengan rahmatKu, Aku telah memberikan
ampunan terhadap kalian dari kejahatan dan dosa ini dan menyebabkan kalian
tidak berdosa. Dalam pertautan dengan pembangkangan dan dosa kalian, Aku
telah menganugerahkan kepada kalian bulan ini."

            Sewaktu bulan Rajab berlalu, Allah berkata: "Hai bulanKu, Aku
mau mengetahui apakah mereka cinta kepadamu? Apakah hamba hambaKu melayanimu
dengan penuh penghormatan? " bulan Rajab tidak menjawab sedikit pun,
meskipun Allah mengajukan pertanyaan yang sama, selanjutnya bulan Rajab
akhirnya berkata: "Ya Tuhan Yang Maha Melindungi, Engkau adalah Pembuka
Tabir, Engkau telah memerintahkan hamba hambaMu menyembunyikan kesalahan
orang,  RasulMu memanggilku ‘Bulan Tuna Rungu.’ Aku mendengar segala sesuatu
yang dilakukan hamba hamabMu sewaktu mereka tunduk, tetapi aku tidak
mendengar pengingkaran dan dosa mereka."

            Allah Yang Maha Agung berkata: "Engkau adalah bulanKu, engkau
tidak mendengar sedikit pun dosa. Karena engkau memberikan penerimaan kepada
hamba hambaKu bersama dosa dosa dan pembangkangan mereka, Aku pun telah
melakukan hal yang sama dan memberikan apmunan keada mereka, demi engkau.
Aku akan memberikan ampunan kepada mereka berkenaan dengan setiap dosa dan
pelanggaran yang mereka lakukan, asal saja mereka mau segera bertaubat."

            Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya, Rajab adalah bulan Tuhan;
Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan umatku."

            Diriwayatkan oleh Tsauban—salah seorang sahabat nabi: "Kala itu
aku bersama Nabi saw, sewaktu kami berada di sekitar pemakaman. Nabi
berhenti di sana, dan mulai menangis. Dada beliau basah oleh air mata yang
mengalir dari kedua matanya." Aku menghampiri dan bertanya: "Ya Rasulullah,
ibuku, bapakku dan aku sendiri adalah jaminan engkau, mengapa baginda
menangis? Adakah sesuatu yang diwahyukan Allah kepada baginda? Nabi
menjawab: "Hai Tsauban, mereka yang berbaring di sini, orang orang yang
meninggal dunia sedang disiksa. Bukan karena itu aku menangis." Kemudian
beliau melanjutkan: "Kalau saja mereka mengisi salah satu hari di bulan
Rajab dengan berpuasa dan memperbanyak ibadah di malam hari niscaya mereka
akan dibebaskan dari siksaan ini."

            Rasulullah saw berkata: "Apabila seseorang tidak tidur pada
malam hari pertama di bulan Rajab dan melakukan shalat, bersujud, maka
sewaktu hati hati lain mati hatinya tidak akan mati. Allah SWT akan
membenamkan hamba tersebut dalam cinta kasihNya dan menyucikannya sesuci
sucinya seperti bayi baru dilahirkan. Lewat berkah malam Rajab, Allah
memberikan syafaat kepada tujuh puluh orang yang tadinya akan masuk neraka."

            Rasulullah saw bersabda: "Umatku, hendaknya kalian teliti dalam
memperoleh keutamaan bulan Rajab. Bulan Rajab sesungguhnya bulannya Tuhan.
Apabila seseorang mengharapkan pahala dari Allah, berpuasa sepanjang satu
hari dalam bulan tersebut, surga akan menjadi kepunyaannya. Apabila dia
berpuasa sepanjang dua hari dia akan memperoleh suatu posisi dalam pandangan
Allah; yang tidak seorang pun di langit atau di bumi ini mapu melukiskannya.
Apabila dia berpuasa sepanjang tiga hari ini dia terjaga dari kesengsaraan
dunia dan siksa akhirat, terhindar dari kegilaan dan lepra. Siapa pun yang
berpuasa sepanjang tujuh hari di bulan Rajab, tujuh pintu gerbang neraka
akan ditutup. Apabila dia berpuasa sepanjang delapan hari, ia akan
memperoleh ridha Allah, delapan pintu gerbang surga akan dibukakan untuknya.
Apabila dia berpuasa sepanjang sepuluh hari, Allah akan mencukupi segala
sesuatu yang dia butuhkan. Apabila dia berpuasa sepanjang lima belas hari,
dosa dosanya yang terdahulu diampuni, tetapi juga diubah menjadi amal salih.
Apabila dia berpuasa sepanjang lebih dari lima belas hari, Allah akan
melipatgandakan pahalanya.

            Nabi Muhammad saw. pada malam hari mikraj, beliau memandang
suatu aliran sungai di surga yang airnya lebih manis dari madu, lebih dingin
dari salju, dan aromanya lebih harum dari kesturi. Nabi mengajukan
pertanyaan kepada Jibril as: "Siapakah yang minum dari aliran air ini?"
Jibril menjawab: "Nama dan panggilan air ini adalah Rajab. Apabila salah
seorang umat engkau berpuasa pada bulan Rajab dan melantunkan shalawat
kepadamu, Allah akan memberikan pahala."

Demikian semoga berguna

Wassalam

apuythea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: