Silahkan Pilih…?

Tahajjud vs ueroNonton Bola 1/3 Malam

Tak ayal lagi sejak tangggal 7 kemarin sampai dengan akhir bulan juni ini, masyarakat dunia, masyarakat Indonesia dan khususnya kampung saya terutama kaum Adam yang gila bola dipastikan kurang tidur. Setiap malam begadang untuk menyaksikan perhelatan akbar sepakbola di benua Eropa lewat 3 stasiun TV (hmmm..nggak tanggung-tanggung) . Sebagian masyarakat menganggap inilah salah satu obat melupakan kesusahan dimana harga BBM yang baru saja naik dan berbagai kesulitan pokok yang menghimpit kaum menengah ke bawah bangsa ini.

Khusus bagi umat Islam adanya tontonan sepakbola ini tidak hanya sekedar sebagai hiburan olahraga emosi dan mata tetapi bisa dijadikan "Alat" untuk melatih dan mensukseskan ibadah kita. Kita semua tahu jam tayang dari Swiss & Austria itu "bentrok" dengan sepertitiga malam
yang notabene jam ibadah mulia kita, yakni Shalat Tahajjud.

Tahajud merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan. QS.17:79  "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."

Selain itu, seorang yang mengaku "benar-benar" beriman harus punya ciri seperti ini : QS.32:16
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."

Ibadah ini dilabeli "sangat mulia" karena juga tidak mudah untuk melakukannya (apalagi menjadi rutinitas). Disaat hormon-hormon tubuh menginginkan istirahat (karena mendeteksi kegelapan), kita harus berjuang melawan diri sendiri : tidak hanya membuka mata, tapi harus berjalan untuk wudhu dan merasakan dinginnya air untuk bersiap "bercengkrama" dengan Allah SWT. Disisi lain TV kita menunggu untuk dihidupkan, atau menunggu untuk ditonton.

Rasulullah SAW bersabda,  "Setan akan mengikat tengkuk seseorang dari kamu ketika dia tidur dengan tiga ikatan. Setiap satu ikatan, setan berkata, ‘Atas kamu malam yang panjang, maka tidurlah kamu’. Jika dia bangun, lalu berzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu, lepaslah satu ikatan lagi. Jika dia shalat, lepaslah ikatan ketiga sehingga dia
merasa segar dan hatinya merasa enak. Jika tidak melakukan yang demikian itu maka dia menjadi malas dan buruklah hatinya". (HR Bukhari dan Muslim).

Dan jangan lupa sahabat !!! Allah swt memberikan bonus istimewa jika makhluknya mampu dengan ikhlas dan benar dalam ber-tahajjud (dimanaorang lain tertidur lelap dibuai mimpi). Inilah bonusnya : Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasul bersabda: "Tuhan kita (Allah) Azza Wajalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir". Rasul melanjutkan, "Pada saat itulah Allah SWT berfirman: ‘Barang siapa berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan; barang siapa meminta kepada-Ku pasti Aku beri; dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku pasti Aku ampuni’".

Kemudian juga, Dari Amar bin Abas berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Sedekat-dekatnya hamba kepada Allah ialah di sepertiga malam terakhir, maka jika engkau termasuk golongan orang yang berzikir kepada Allah pada waktu itu, usahakanlah! " (HR. Tirmidzi).

Karena itu, betapa ruginya bila waktu emas tersebut terlewat sia-sia hanya dikarenakan dengan sesuatu yang sedikit manfaatnya (nonton EURO tentunya). Shalat Tahajjud terbukti melahirkan ketenangan jiwa, terkabulnya doa, kepekaan diri, sehat badan, dan semangat hidup yang berlipat; maka sebaliknya "asyiknya" nonton bola memberikan kegembiraan/ kekecewaan sesaat, mata kurang tidur, vitalitas diri menurun, kadang shalat subuh kesiangan, terganggunya kesehatan, hingga buyarnya konsentrasi.

Dengan adanya tontonan bola ini, sobat termasuk kategori yang nomor berapa?
1. Sangat merasa terganggu. Sehingga nonton sepakbola tidak perlu karena
mengganggu kekhusyu’an dan keikhlasan tahajjud
2. Siap atur waktu sehingga Tahajjud jalan, nonton bola juga jalan. Menganggap
sebagai latihan bangun malam untuk diteruskan di kemudian hari
3.Yang penting nonton bola. Tahajjud adalah sunnah dan bisa dilaksanakan
lain waktu

Demikian pentingnya waktu sepertiga malam dan waktu subuh, maka kita harus
jadi ummat yang cerdas. Tentunya sobat tidak menginginkan ini bukan? karena
terlalu asyik/hanyut menonton sepakbola ternyata tahajjud tidak dilaksanakan,
subuh ketinggalan, bangun kesiangan dan terganggu produktifitas dan berkarya.

Bagi sang istri…bantu suami ya! biar bisa dan tidak lupa shalat tahajjud
sama-sama

Semoga bermanfaat.

by yuda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: